Bagaimana Menentukan Tema Skripsi/Thesis yang Tepat

Menentukan tema skripsi/thesis menjadi salah satu langkah awal dalam menyusun penelitian karna itu bisa terkait dengan originalitas skripsi/Thesis yang kalian tulis nanti. Jangan sampai dapat gelar “Plagiat” ya guys, atau pas sidang skripsi/thesis dosen peguji kalian mengatakan bahwa Anda termasuk salah satu “Plagiator”. Habislah kalau begitu.

Penyusunan tugas akhir atau skripsi jadi syarat buat nyandang gelar sarjana. Tapi, masalahnya kira-kira tema skripsi/thesis yang mau ditulis atau diteliti tentang apa ya? Pasti diantara kalian ngalamin hal yang demikian, susahnya menentukan tema skripsi/thesis kita. Tema A sudah sering, Tema B susah. Menentukan tema penelitian merupakan hal yang paling utama dalam mengawali sebuah penelitian. Namun terkadang penentuan tema tak semulus yang dibayangkan. Sebagai peneliti pemula, pasti akan mengalami kesulitan. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Ini dia beberapa pertimbangan yang dapat dijadikan solusi dalam menentukan tema skripsi/thesis kalian.

  1. Sesuaikan dengan bidang studi: Ini jadi point penting, kenapa? karena akan berpengaruh terhadap banyak sedikitnya pengetahuan yang kamu miliki. Dalam melakukan penelitian, boleh kita mengambil tema apapun, namun ketika penelitian kalian berkaitan dengan skripsi/thesis, maka tema skripsi/thesis harus sesuai dengan prodi yang kalian ambil.
  2. Sesuaikan dengan apa yang kamu Suka/ minat: Pasti dari banyaknya mata kuliah yang kalian ambil dari program studi kalian ada bebrapa mata kuliah yang kalian minati atu serius kalian ikutin. Nah dari situ kalian bisa mencari tema skripsi/thesis yang terkat dengan mata kuliah yang kalian minati. Pada step ini, saya sarankan ambil dua atau tiga tema. Tujuannya untuk dijadikan sebagai list
  3. Review: isu-isu terbaru terkait dengan minat yang dipilih, review mengenai isu-isu terkini mengenai beberapa tema skripsi/thesis yang sudah ditentukan sebelumnnya.
  4. Lihat kondisi real dilapangan: bandingkan isu-isu yang terjadi dengan tema yang akan diambil dengan kondisi real. Kira-kira ketika tema skripsi/thesis tersebut diambil tidak menyusahkan peneliti ketika terjun ke lapangan. Karna ada beberapa teman, sudah terlanjur sampai ke Bab III, ketika mau ngambil data, ternyata tidak sesuai dengan kondisi yang ada dilapangan.
  5. Studi pustaka: penting dilakukan karena akan sangat berguna ketika digunakan dalam membangun konstruk teori. Semakin banyak referensi baik itu buku, artikel ataupun jurnal akan sangat membantu.
  6. Buget : kira-kira tema yang kita pilih sesuai buget tidak?soalnya kalo buget tinggi, dan kita tidak mampu mengatasinya, akan sayang sekali jika nanti terhenti di tengah jalan.
  7. Review penelitian sebelumnya: review penelitian-penelitian sebelumnya yang temanya mirip dengan tema yang akan kalian ambil, cari perbedaannya.
  8. Konsultasi dengan dosen: Jangan sungkan  buat konsultasi mengenai tema skripsi/thesis yang sudah kita pilih pada dosen. Karna biasanya dosen akan memberikan solusi kira-kira tema yang dipilih terlalu mudah atau susah, bisa ditambahin atau dikurangin Jika beruntung, kalian malah akan diberikan topik/tema penelitian dari dosen tersebut.

 

Post Comment