SPSS: Bagaimana Analisis Data dengan SPSS?

Kira-kira diantara kalian mahasiswa ada yang pernah dengar tentang SPSS ga? Atau dosen kalian pernah menyebut tentang salah satu software statistik ini?Hemm..mungkin kalau anak statistik udah familiar ya, tapi untuk anak prodi lain mungkin kurang familiar. Akan tetapi sudah banyak dosen pengampu mata kuliah statistik yang memperkenalkan software ini kepada mahasiswanya, contohnya adek saya anak gizi, dapat mata kuliah statistik sudah diperkenalkan  analisis data dengan SPSS. Nah kira-kira apa itu ya SPSS?

SPSS atau (Statistical Package for the Social Science) merupakan salah satu software statistik yang dirancang untuk mempermudah penggunanya dalam melakukan analisis, khususnya analisis data statitistik. Software ini sudah familiar dikalangan mahasiswa baik mahasiswa jurusan pendidikan, social, science ataupun ekonomi bahkan anak pertanian dan peternakan pun sudah ada yang menggunakan.

Tujuan: untuk mempermudah dalam melakukan perhitungan analisis data sesuai dengan tool –tool atau menu analisis yang disediakan oleh SPSS, sehingga mengurangi resiko kesalahan dalam perhitungan.

Adapaun tampilan awal software ini adalah sebagai berikut:

spss 1

Ada dua sheet utama dalam tampilan awal, yaitu “Data View” dan “Variabel View”

  1. Data View, berfungsi untuk menampilkan data yang akan dianalisis (input data)

spss 2

  1. Variabel View, berfungsi untuk menuliskan nama variable yang akan digunakan

spss 3

  • Label: Nama variable yang akan muncul pada output. Penulisan label bisa sama persis dengan nama variabel atau bisa disesuaikan. Jika “Label” tidak diisi, maka nama variable yang muncul pada output akan sama persis dengan “variable Name”. Contoh: misal “variable Name” = X1, sedangkan pada “Label” diisi Jenis Kelamin, maka pada output, nama variable yang muncul adalah “Jenis Kelamin”
  • Decimal: banyaknya digit decimal yang diinginkan (2, 3, dst sesuai kebutuhan)
  • Width: panjang karankter yang digunakan (8 digit, 20 digit atau yang lainnya, bisa disesuaikan dengan kebutuhan)
  • Type: tipe data yang di input (numeric, string, dst)

spss 4

  • Name: menuliskan nama variable, penulisan nama variable lebih dari satu kata dipisahkan menggunakan underscore ( _ ) atau bisa ditulis langsung tanpa spasi
  • Value: berfungsi untuk pemberian label, jika data yang di input berskala nominal atau kode. Contoh: Value: 1 (sesuai data yang diinput); Label: Pria, laki –> Selanjutnya klik “Add”  dst, hingga sesuai dengan kode data yang diinput.

spss 5

  • Untuk kolom Missing, Colums, Align dan Measure, abaikan saja, karena pada dasarnya tidak berpengaruh terhadap hasil hitungan analisis.

 

Menu utama yang ada dalam SPSS

  • File, edit, view, data, transform, analyze, Graphs, Utilities, Add-ons, Windows dan Help
  • Disini saya akan fokuskan pada menu “Analyze”, karna pada menu inilah nantinya yang akan sering digunakan dalam melakukan analisis, Tetapi kembali lagi tergantung kebutuhan akan apa yang akan di analsiis atau dicari. Ada banyak option analisis yang disediakan oleh SPSS, seperti statistik deskripsi, korelasi, uji rata-rata, korelasi, regresi, uji validitas dan reliabilitas, anova dan manova. Kalian bisa sesuaikan dengan apa yang akan kalian butuhkan.

spss 6

Nah, itu sedikit perkenalan kita dengan software SPSS, semoga dapat gambarannya ya,, untuk tutorial beberapa analisis data menggunakan SPSS bisa kalian cek di bawah ini ya!

Analisis Korelasi dengan SPSS

Analisis Regresi Linear Sederhana dengan SPSS

Analsis Regresi Berganda &Asumsi Klasik dengan SPSS

Uji Validitas & Reliabilitas dengan SPSS

UJi Beda Sampel Berpasangan (Paired Sample t-test)

Uji Beda Sampel Independent (Independent Sample t-test)

Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov dengan SPSS

Uji Normalitas dengan Histogram

Uji Normalitas dengan P-P Plot

 

Happy learning 🙂

2 thoughts on “SPSS: Bagaimana Analisis Data dengan SPSS?

Post Comment