Uji Independent Sample T-test dengan SPSS

Selain uji beda sampel berpasangan, ada juga uji beda untuk sampel saling bebas atau sering disebut dengan independent sample t-test. Perbedaan keduanya yaitu terdapat pada jumlah grup sampel atau kelompok sampel. Disebut independent karena terdiri dari dua grup /kelompok yang berbeda (saling lepas), sedangkan pada sampel berpasangan hanya ada satu grup sampel. Disini saya akan share langkah-langkah Uji Independent Sample T-test dengan SPSS

Contoh Uji Independent Sample T-test: Perbedaan rata-rata IPK mahasiswa Putra dan Mahasiswa Putri. Gender mahasiswa merupakan dua kelompok yang saling lepas.

Namun, untuk kasus beberapa penelitian, uji beda sampel independent terdiri dari kelompok Eksperimen dan kelompok Kontrol. Kelompok eksperiment merupakan kelompok diberikan treatment atau perlakuan, sedangkan Kelompok Kontrol merupakan kelompok yang tidak diberikan perlakuan.

independent sample t-test 7

Contoh: Seorang guru SMA di Sekolah A, ingin melihat apakah ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar matematika siswa putra dan siswa putri. Sampel acak dari 15 siswa putra  dan 13 siswa putri diperoleh data sebagai berikut,: (Data berdistribusi normal dan homogeny dan α=1%)

independent sample t-test 8

Berikut adalah langkah-langkah  Uji Independent Sample T-test dengan SPSS

  1. Input data pada SPSS: Oleh karena kita membandingkan dua grup berbeda (putra dan putri), dengan variable: Hasil belajar matematika, maka pada Variable View, sebagai berikut:

independent sample t-test

  • Kelompok, pada value kita isi kode grupnya: disini kode “1” untuk siswa Putrid an kode “2” untuk siswa putra. Contoh: “Value” isikan kode yang digunakan “2” dan “Label” isikan Putra, lalu “Add”, untuk siswa putri juga sama, jika sudah selesai selanjutnya OK. Sedangkan pada variable “Hasil_Belajar” , untuk labelnya tidak usah di isi, karna data sudah berskala interval, sehingga pada “Data View”, akan tampak sebagai berikut:

independent sample t-test 1

  1. Selanjutnya: Analyze, pilih Compare Means, pilih Independent Sample T Test

independent sample t-test 2

independent sample t-test 3

  1. Masukkan “Hasil_Belajar” pada kotak dialog “Test Variables”, sedangkan untuk “Kelompok” masukkan pada “Grouping Variables”, selanjutnya Klik “Define Group” isikan kode group yang kalian gunakan, selanjutnya “Continue

independent sample t-test 4

  • Sehingga pada kotak dialog pada  “Grouping Variables” muncul kode gruop yang digunakan: Kelompok (1 2)

independent sample t-test 5

  • Selanjutnya OK:

 

Output Uji Independent Sample T-test dengan SPSS

independent sample t-test 6

Tabel  Group Statistics: menunjukkan rincian hasil satatistik deskripsi dari masing-masing kelompok (siswa putra dan putri) dengan N: ukuran sampel; Mean: Rata-rata; Std.Deviation: standar deviasi/simpangan baku

Tabel Independent Samples Test: menunjukkan hasil satistik uji t sampel saling bebas (hasil uji independent sample t-test), lihat pada baris “Equal varians assumed” (asumsi varians kelompok sama/homogeny); fokuskan pada nilai statistik t (t hitung), df, dan Sig.

Hipotesis:

  • Ho: µ1 = µ2 (Tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa putra dan putri)
  • Ha: µ1 ≠ µ2 (Ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa putra dan putri)

Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai |t-hitung| sebesar 1,600 dengan nilai signifikansi p-value sebesar 0,122. Hal ini menunjukkan bahwa t-hitung lebih kecil dari t-tabel (1,600 < 2, 779) dan nilai signifikansi p-value lebih besar dari taraf signifikansi 1% (0,122 > 0,01), yang artinya bahwa Ho diterima, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa putra dan putri. Nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa putri lebih besar dari pada siswa putra (7,83 > 7,27) menunjukkan bahwa rata hasil belajar matematika siswa putri lebih baik dari pada siswa putra.

Gimana Guys, cukup jelas ya,,selamat mencoba..

Kalian juga bisa baca Uji Beda t-test secara Manual dan juga beberapa Tutorial Analisis Data dengan SPSS disini ya!

Happy Learning 🙂

Post Comment